Sinopsis drama Korea, film, artis Korea, k-pop, k-movie, dan k-drama

April 27, 2014

Sinopsis 'Angel Eyes' Episode 5

Di sinopsis 'Angel Eyes' episode 4 sebelumnya, Dong Joo dan Soo Wan minum bersama di observatorium. Dalam kondisi mabuk Soo Wan mengisahkan tentang cinta pertamanya yang tak kunjung ditemukannya. Lalu dia tertidur. Dong Joo memberinya jaket untuk Soo Wan supaya hangat. Tidak berapa lama kemudian, Soo Wan terbangun sendiri. Dia pun pulang. Ternyata Dong Joo belum pergi. Dia masih di observatorium. Begitu Soo Wan pulang dan menjauh dari observatorium, Dong Joo memperhatikan langkah Soo Wan.

Sinopsis 'Angel Eyes' Episode 5


Sinopsis 'Angel Eyes' Episode 1-2

Keesokan harinya, Soo Wan bercermin. Dia masih kesal dengan Dong Joo. Ah, mengapa dirinya bertemu dengannya semalam? Bahkan minum-minum lagi... Soo Wan merasa lapar.

Dia kemudian pergi ke warung makan di mana Dong Joo pernah mengajaknya dulu. Min Soo datang dan mereka mengobrol. Ketika Min Soo mengoceh-ngoceh, Soo Wan meninggalkannya dan menyuruh Min Soo membayar makanannya.

Di depan rumah sakit Soo Wan melihat Dong Joo naik sepeda. Dia memperhatikannya. Sementara itu Dong Joo memarkirkan sepedanya.

Di dalam rumah sakit, Soo Wan memperhatikan gerak-gerik Dong Joo dari luar ruangan. Dia mengintip dari balik pintu yang sedikit terbuka. Melihat Dong Joo menggendong seorang bayi yang diselamatkan waktu kecelakaan kemarin, Soo Wan tersenyum sedikit. Dong Joo, yang melihat Soo Wan, segera ke luar ruangan.

Keluarnya Dong Joo dari ruangan membuat Soo Wan terkejut. Dong Joo melihat Soo Wan sebentar, tapi kemudian terus berjalan cuek - seolah tidak menganggap Soo Wan ada di situ. Soo Wan kemudian berkata bahwa kedatangannya adalah untuk mengembalikan jaket yang dipinjami Dong Joo semalam.

Ketika keluar rumah sakit, Soo Wan menganggap sikap Dong Joo sangat sinis kepadanya. Soo Wan memikirkan alasannya. Tapi, dia tak menemukan apa alasan yang menyebabkan Dong Joo bersikap seperti itu. Soo Wan merasa heran mengapa dia bisa sampai bertemu dengan orang seperti itu. Orang yang ingin di-black-list-nya untuk bertemu.

Min Soo mencoba menemui Dong Joo - orang yang mencari Detektif Kim. Dong Joo lalu terdengar antusias. Tapi sebelum memberitahu Dylan, Min Soo bertanya apa alasan sebenarnya Dong Joo mau bertemu Detektif Kim? Sebelum menjawabnya, anak buah Dong Joo masuk ke ruangannya dan memberitahukan bahwa ada hal darurat yang butuh ditangani. Dylan atau Dong Joo meminta maaf. Dia berjanji akan menghubungi Min Soo lagi.

Keesokan harinya, Soo Wan pergi ke panti asuhan untuk melihat bayi yang diselamatkannya. Namun, suster juga mengatakan bahwa kondisi bayi baik-baik saja. Karena ada seorang dokter yang merawatnya. Dokter itu bernama Dong Joo. Soo Wan kaget. Mengapa orang yang sulit diajaknya bicara itu mau melakukan tugas-tugas sosial.

Soo Wan lalu keluar dan menemukan Dong Joo tengah memeriksa seorang anak perempuan. Anak perempuan itu kesakitan waktu disentuh Dong Joo. Dia marah-marah. Soo Wan datang dan memberi anak perempuan itu permen. Kemudian membalut luka anak perempuan itu. Dong Joo diam saja melihat hal itu. Si anak perempuan kemudian mengucapkan terima kasih kepada Soo Wan. Sementara mengatai Dong Joo adalah dokter amatir.

Setelah anak perempuan itu pergi, Soo Wan meminta Dong Joo untuk berterima kasih padanya. Dong Joo tidak mau. Soo Wan pun pergi karena kesal dengan sikap Dong Joo.

Setelah tugasnya selesai Dong Joo dan pergi ke parkiran sepeda. Di sana sudah ada Soo Wan yang duduk di ayunan. Dong Joo mencoba cuek dengan keberadaan Soo Wan di sana. Namun Soo Wan mengoceh betapa sombongnya Dong Joo di sana. Dong Joo tetap mencoba tidak peduli dan berlalu begitu saja.

Soo Wan mendapat telpon dari Ji Won. Sepertinya Ji Won mengajak Soo Wan makan malam. "Apa?! Sama Dr. Dylan Park juga?!" tanya Soo Wan. Dong Joo berhenti waktu namanya disebut.

Young Ji bertanya kepada Jae Beom, kapan kira-kira Dylan Park akan berhenti sebagai dokter. Jae Beom mengatakan kira-kira enam bulan ke depan. "Ada apa?" tanya Jae Beom. Secara jujur Young Ji mengatakan bahwa sosok Dylan akan menghambat karier Ji Won. Saat ini, Dylan adalah orang yang jauh lebih baik daripada Ji Won. Sementara Ji Won hanyalah orang yang tidak jauh lebih baik daripada Young Ji sendiri. Sepertinya ada ketakutan dalam diri Young Ji posisinya terebut oleh Dong Joo.

Dong Joo pun makan malam bersama Ji Won dan Soo Wan. Ji Won lalu bertanya kepada Dong Joo apa impian cita-cita Dong Joo adalah dokter sejak kecil? Dong Joo mengatakan tidak. Cita-citanya waktu kecil adalah menjadi pemadam kebakaran. Soo Wan kaget dan memandangi Dong Joo terus. Sementara mata Dong Joo tetap lurus ke depan, menghindari kontak mata dengan Soo Wan.

Ji Won menyahut bahwa cita-cita cinta pertama Soo Wan juga pemadam kebakaran. Lalu Ji Won bertanya lagi bagaimana dengan cinta pertama Dong Joo - umur berapa Dong Joo waktu itu dan apakah sudah putus waktu itu? Dong Joo menjelaskan jika dirinya belum tahu apakah dulu disebut putus atau tidak. Istilahnya menggantung. Soo Wan makin menatap Dong Joo dengan tatapan curiga.

Dong Joo duduk di sofa sambil menunggu Soo Wan dan Ji Won mencuci piring. Tidak lama kemudian, Ji Won pergi keluar. Soo Wan kemudian mau meletakkan piring di bagian atas tapi tidak sampai. Dong Joo menghampirinya dan membantu Soo Wan. Bantuan diam-diam yang dilakukan Dong Joo membuat Soo Wan terkejut. Tanpa sengaja tangan Soo Wan menyenggol gelas dan prankkk... gelas itu pecah.

Soo Wan berusaha membersihkannya dan tangannya pun terkena pecahan gelas. Dong Joo hendak membantu. Tapi Ji Won keburu balik dan segera menolong Soo Wan. Dong Joo diam saja.

Dong Joo dipamiti oleh Ji Won yang ingin mengantarkan Soo Wan pulang. Dong Joo tak ingin menatap Soo Wan. Baru ketika mobil mereka berlalu Dong Joo menengok, melihat ekor mobil yang perlahan menghilang dari hadapannya.

Soo Wan gelisah membayangkan Dong Joo ketika menyebutkan cita-cita di meja makan tadi.

Di saat bersamaan, Dong Joo juga sedang membayangkan Soo Wan.

Soo Wan menanti kedatangan Ji Won di bioskop. Mereka ada janji nonton film hari ini. Tapi mendadak Ji Won diminta untuk mengoperasi seseorang yang penting. Ji Won tidak bisa mengatakan tidak. Dia mempersiapkan dirinya ke ruang operasi dan memberitahu Soo Wan bila dirinya tak bisa nonton bersamanya.

Soo Wan yang menantinya memutuskan nonton sendirian, meski membawa dua tiket. Tak dinyana, Soo Wan bertemu dengan Dong Joo saat mau ke pintu teater. Karena punya dua tiket, Soo Wan mengajak Dong Joo menonton bersama. Film yang mereka tonton adalah film yang ditonton di rumah Soo Wan. Soo Wan membayangkan kenangan masa lalu dengan Dong Joo.

Setelah selesai, mereka berjalan keluar bersama. Dong Joo mendapat panggilan. Nada dering yang digunakan adalah lagu yang disukai Soo Wan. "Kau menyukai lagu itu juga?" tanya Soo Wan. Dong Joo buru-buru mematikan ponselnya dan berbicara hal lain untuk mengalihkan pikiran - metode pengalihan isu.

Saat di lift, Soo Wan dan Dong Joo terdorong sampai ke pojok. Kepala Soo Wan berada tepat di dada Dong Joo. Hal itu membuat Soo Wan teringat kembali dengan Dong Joo. Karena itu, Soo Wan memutuskan untuk menempelkan telinganya di dada Dong Joo. Melihat hal itu Dong Joo diam saja. Tak ada yang bisa dilakukannya. Lift terlalu penuh sesak.

Waktu lift sudah sampai di lantai yang dituju, orang-orang berhamburan keluar. Menyisakan Soo Wan dan Dong Joo. Soo Wan, yang sudah merasa Dylan Park yang ada di hadapannya ini adalah Soo Wan, segera memejamkan matanya tangannya hendak menggapai wajah Dong Joo. Tapi belum sampai Dong Joo menangkap tangan Soo Wan.

Soo Wan kemudian pergi minum-minum sendirian dan menghubungi Min Soo sebagai teman. Min Soo datang tidak lama kemudian. Mereka minum bareng. Soo Wan mengungkapkan bahwa dirinya merasa galau saat ini - melihat seseorang yang sangat mirip dengan Dong Joo. Min Soo mengataka bahwa mungkin itu karena Soo Wan terlalu sedih. Soo Wan menatap langit.

Di ruangannya Dong Joo melihat pemutar musiknya dan teringat kejadian di lift. Hal itu membuatnya galau. Demi menghilangkan perasaan galaunya, Dong Joo mendengarkan lagu dari pemutar musik tersebut.

Ketika mau pergi tidur, Soo Wan gelisah. Dia tak mampu memejamkan matanya. Teringat hal-hal lalu tentang pertemuannya dengan Dong Joo. Demi menuntaskan rasa galaunya, Soo Wan pergi menemui Dong Joo.

Soo Wan sampai di saat Dong Joo mau pulang. Soo Wan bertanya lagi demi menuntaskan perasaan galaunya. "Benarkah kita tak pernah bertemu di masa lalu?" tanya Soo Wan. Dong Joo diam dan berlalu. Tapi Soo Wan nyegat dan memaksa Dong Joo menjawabnya. "Tidak ada orang yang memanggilku dengan panggilan 'Soo Wan. Yoon Soo Wan.' Suaramu juga mirip dengan suaranya," jelas Soo Wan.

Dong Joo pura-pura kesal dan menarik tangan Soo Wan. Mereka pergi ke tempat sepi. Dong Joo bertanya apa Soo Wan tertarik dengannya dari dulu bertanya terus soal itu. Soo Wan pun pergi dengan kecewa. Karena Dylan Park bukanlah Dong Joo yang dicarinya.

Demi menghilangkan perasaan galaunya, Soo Wan pun pergi ke rumah lamanya dulu. Dia ingat pernah bertanya tentang adakah surat dikirimkan dari Amerika untuknya - surat dari Dong Joo. Orang yang sekarang tinggal di sana mengatakan tidak ada. Soo Wan sedih. Dia memutuskan takkan lagi bersikap gila seperti saat ini. Dong Joo akan dikubur dalam hatinya.

Keesokan harinya, Min Soo menemui Detektif Kim. Min Soo mengatakan ada seseorang dari Amerika yang mencari Detektif Kim. Orang ini bertanya tentang Yung Hwa. Detektif Kim merasa tidak ingat dan tidak pernah merasa punya "pasien" dari Amerika.

Dong Joo terlihat makin lemas. Hal itu menimbulkan kasak-kusuk di kalangan anak buahnya.

Bersama juniornya, Soo Wan ke SMA Saewon. Dia terlihat sakit. Juniornya mengingatkan bila Soo Wan seharusnya tidak sakit. Karena tugas mereka mengharuskan mereka dalam keadaan fit setiap hari.

Ternyata di sana ada Vice Principial yang sakit perut. Mr. Vice Principial minta dibawa ke rumah sakit secepatnya sebab sakit perutnya tak tertahan lagi. Mereka pun membawanya.

Saat di rumah sakit, anak buah Dong Joo segera bergerak mengecek Mr. Vice Principial. Dong Joo lalu menemukan Soo Wan berdiri tidak jauh darinya dan dalam keadaan yang lemas. Dong Joo terdorong untuk menyelamatkan Soo Wan. Namun anak buahnya memanggil dan meminta Dong Joo untuk memberikan instruksi kepada mereka.

Dong Joo menghampiri mereka dan mengatakan bahwa Mr. Vice Principial harus cek darah dan melakukan rontgen. Dong Joo pun berlalu. Mr. Vice Principial kemudian bangun. Dia memegang tangan Dong Joo dan memekik, "Dong Joo!"

Dan Soo Wan yang masih berdiri tidak jauh dari sana pun kaget mendengarnya.

===the comments===
Aku pikir pertemuan Soo Wan dengan Dong Joo akan terjadi waktu Min Soo memberikan nomor Detektif Kim. Ternyata salah, pertemuan Dong Joo dengan Soo Wan terjadi pas Soo Wan mengantarkan Vice Principial dari SMA Saewon.

Menurutku, adegan pertemuan ini sangat manis. Mr. Vice Principial sakit perut, Soo Wan dan anak baru pergi ke SMA Saewon. Kemudian mengantarkan ke rumah sakit tempat Dong Joo bekerja. Waktu ditangani oleh Dong Joo, Mr. Vice Principial mengenali Dong Joo dan berteriak, "Dong Joo!" Dan Soo Wan yang masih berdiri tidak jauh dari sana pun kaget mendengarnya. Ah... manisnya pertemuan ini.

Permasalahannya adalah berikutnya. Setelah Soo Wan tahu siapa Dong Joo sebenarnya, akankah Soo Wan bisa bersamanya? Mengingat masih ada hambatan lainnya, yaitu ayah Soo Wan yang memang sejak dulu ingin menjauhkan Dong Joo dengan Soo Wan dan Ji Woo pacar Soo Wan.

Terusin baca sambungannya yuk di sinopsis drama Korea 'Angel Eyes' episode 6.[kr]

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis 'Angel Eyes' Episode 5

0 komentar:

Post a Comment