Sinopsis drama Korea, film, artis Korea, k-pop, k-movie, dan k-drama

May 19, 2014

Sinopsis 'Angel Eyes' Episode 12-2

Dalam sinopsis 'Angel Eyes' episode 12 part 1, sudah diceritakan jika Dong Joo akhirnya mengetahui kenyataan bahwa pembunuh ibunya adalah Jae Beom, setelah Dr. Choi mengungkapkan kebenaran itu pada Dong Joo. Awalnya, Dong Joo nggak percaya, tapi catatan medis yang diberikan Dr. Choi membuatnya mau nggak mau ngeliat fakta sebenarnya. Langkah apa yang akan diambil Dong Joo? Akankah dia membenci Jae Beom sebagaimana yang diinginkan Dr. Choi dan Young Ji? Baca saja lanjutannya...

Sinopsis 'Angel Eyes' Episode 12-2


Sinopsis 'Angel Eyes' Episode 1-2

Dong Joo memutuskan untuk menemui seorang asisten bernama Cha Jeung Sik. Keesokan harinya, Dong Joo menemui Jeung Sik dan bertanya tentang operasi Jung Hwa dulu. Menurut Jeung Sik, operasi berjalan lancar. Tapi, entah mengapa mendadak ada kode biru, sehingga dia dan teman-teman dokter ke sana. Sesampainya di sana, dia melihat Jae Beom sudah ada di sana lebih dulu. Setelah mengatakan itu Jeung Sik pergi, meninggalkan Dong Jo yang makin gelisah dengan kenyataan.

Soo Wan terlihat sedang berkumpul bersama teman-temannya. Atasan Soo Wan bertanya, katanya Soo Wan mau memberitahu mereka sesuatu hari ini. Bukannya menjawab pertanyaan itu, Soo Wan justru balik bertanya apa Dong Joo tidak datang hari ini? Atasan Soo Wan bilang kalau Dong Joo ke lapangan. "Apa hal yang mau kau katakan itu harus didengar Dong Joo?" tanya atasan Soo Wan. Soo Wan menyahut tidak.

Dr. Choi menemui Young Ji untuk melaporkan bahwa dirinya telah memberitahu Dong Joo tentang fakta sesungguhnya. Young Ji bertanya soal reaksi Dong Joo. Menurut Dr. Choi, saat ini memang Dong Joo terlihat nggak percaya, tapi dia tetap curiga. Buktinya dia menemui Jeung Sik. Jika nggak percaya, kenapa harus menemuinya? Begitu pikiran Dr. Choi.

Hingga pulang kerja pun, Soo Wan belum juga bisa menghubungi Dong Joo. Dia menendang lemari ganti pakaian untuk melampiaskan rasa kesal di dalam dada.

Dong Joo memandangi rumah Soo Wan. Khususnya bagian jendela di mana Jae Beom sering nongol. Saat itu, Soo Wan muncul dan melihat Dong Joo. Soo Wan merasa Dong Joo tidak seperti biasanya. Wajahnya pucat dan gayanya nggak seperti Dong Joo. "Apa kau sakit?" tanya Soo Wan. Dong Joo berbohong kalau dirinya baik-baik saja. Waktu disuruh masuk untuk menemui ayahnya, Dong Joo memilih untuk pulang. Dia sudah senang melihat Soo Wan.

Dong Joo menemui Dr. Choi di tempat kemarin. Dong Joo mengatakan bahwa dirinya menolak untuk percaya apa yang dikatakan Dr. Choi. Lagipula apa alasan Dr. Choi mengungkapkan fakta ini pada Dong Joo. Dr. Choi berkata, bahwa dirinya hanya ingin mengungkapkan kebenaran. Itu saja. Nggak lebih nggak kurang. Lalu, Dr. Choi pergi meninggalkan Dong Joo.

Waktu pulang dari ketemuan sama Dr. Choi, Dong Joo membaca lagi catatan grafik medis milik Jung Hwa. Dalam catatan itu, tergambar dengan jelas jika kondisi Jung Hwa mendadak drop. Kesal, dan nggak bisa nerima kenyataan ini, Dong Joo melempar kertas-kertas tersebut hingga berserakan ke lantai.

Keesokan harinya, Soo Wan masuk ke ruangan Dong Joo lagi. Sama seperti hari sebelumnya, Dong Joo nggak ada di ruangan itu. Ketika sedang termenung, atasan Soo Wan lewat dan melihat Soo Wan di dalam ruangan Dong Joo. Dia lalu masuk dan bilang sama Soo Wan kalau Dong Joo tadi pagi minta cuti mendadak. Suaranya terdengar serius, karena itu dia langsung ngasih izin tanpa nanya apa alasannya. Dia lalu nanya, apa Soo Wan tahu sesuatu? Soo Wan menggeleng.

Untuk mengusir penat yang ada di dalam kepalanya, Dong Joo pergi ke pantai. Di sana, dia berdiri dan mengingat-ingat semuanya.

Soo Wan mencari-cari Dong Joo di observatorium. Namun, kenyataannya Dong Joo nggak ada di sana. Saat ini, Dong Joo sedang pergi di makam ibunya. Dia curhat apa yang harus dilakukannya? Karena tidak mendapat jawabannya, Dong Joo menangis tersedu-sedu.

Soo Wan tidur di rumahnya dan bermimpi buruk tentang Dong Joo. Dia terbangun dan memanggil nama Dong Joo.

Keesokan harinya, Soo Wan mengantarkan pasien ke rumah sakit. Tapi nggak kayak biasanya, raut wajah Soo Wan begitu lemas dan murung. Waktu dimintai tandatangan pun sama dokter yang menangani pasien yang diberikan Soo Wan pun tampak kaget karena ngelamun. Waktu Soo Wan mau keluar dari rumah sakit, Ji Won ngeliat dan ngajak ngobrol sebentar. Ji Won minta sebaiknya Soo Wan bersikap lebih biasa seandainya bertemu di UGD.

Soo Wan pergi ke makam Jung Hwa. Setelah itu, Soo Wan pergi ke taman. Waktu duduk-duduk, Dong Joo muncul dengan wajah dan tubuh yang kepayahan. Soo Wan menyambutnya dan segera memborbardir Dong Joo dengan pertanyaan kenapa ini-kenapa itu-kenapa tidak bisa dihubungi-dll. Dong Joo nggak menjawab pertanyaan itu dan langsung memeluk Soo Wan. Dia lalu berkata Soo Wan beberapa kali, setelah itu Dong Joo pingsan.

Soo Wan membawa Dong Joo ke rumah. Ellie yang ada di rumah menangisi kakaknya yang sakit.

Saat Soo Wan dan Ellie membiarkan Dong Joo istirahat, Dong Joo bermimpi buruk. Dalam mimpinya, Jung Hwa mengatakan akan memberikan mata untuk Soo Wan setelah itu kondisi Jung Hwa makin memburuk. Begitu terbangun ada Soo Wan di sisinya. Soo Wan bertanya apa Dong Joo bermimpi buruk. Tanpa menjawab pertanyaan Soo Wan, Dong Joo segera memeluk Soo Wan begitu saja.

Detektif Kim meledek Min Soo yang kini bertugas sebagai pengatur lalu lintas. Lalu, Detektif Kim mendekati Min Soo dan berkata, bahwa semuanya terasa janggal. Saat mereka hampir menemukan kebenarannya, tiba-tiba Min Soo dipindahkan dan detektif Kim mau diberikan jabatan. Bukankah semua itu aneh? Lalu, Detektif Kim bilang kalau mereka sudah mendapatkan hasil pemeriksaan dari NFS. Tinggal mencari catatan mobil yang dipakai itu saja maka semua akan terkuak. Untuk itu, Detektif Kim mengatakan untuk menyerahkan semuanya pada dirinya.

Saat menyeberang, seseorang memotret diri Detektif Kim.

Detektif Kim pun bertanya ke tempat pembuangan mobil. Tapi karena nggak ada surat perintah, Detektif Kim diusir. Lalu, Detektif Kim mencari jalan lain. Tiba-tiba seseorang tak dikenal membawa pentungan besi dan memukulkannya pada belakang kepala Detektif Kim. Hingga sang Detektif terkapar.

Dong Joo pergi ke rumah sakit. Melihat kedatangan Dong Joo, Ji Won yang melihatnya segera membuntutinya.

Young Ji mendapat laporan bahwa seseorang sudah ditangkap, yang bahkan jika diperlukan akan segera dilakukan tindakan. Young Ji meminta orang tersebut untuk sabar melihat keadaan. Setelah telpon ditutup, Young Ji baru sadar kalau ternyata dirinya berdiri di depan kamar Jung Hwa dirawat dulu. Secara otomatis, ingatannya melayang saat di mana dirinya masuk ke kamar itu dan menyuntikkan sesuatu di selang infus Jung Hwa.

Ternyata Dong Joo menemui Dr. Choi di atas atap. Dong Joo kemudian mengatakan kepada Dr. Choi bahwa dirinya memilih untuk nggak percaya. Mulai saat ini Dong Joo meminta supaya Dr. Choi nggak usah bilang apa-apa lagi sama siapa-siapa. Dong Joo pergi. Baru beberapa langkah pergi, Dr. Choi ngoceh apa Dong Joo nggak peduli dengan kematian ibunya yang nggak wajar? Dong Joo berbalik dan mencengkeram kerah jas Dr. Choi. Dia mengingatkan kembali Dr. Choi untuk tidak mengoceh apapun tentang fakta ini lagi. Dong Joo pun pergi tanpa diganggu Dr. Choi lagi.

Ketika itu, diketahui jika Ji Won menguping pembicaraan mereka berdua.

Sekretaris memberitahu bahwa Jae Beom kedatangan seorang tamu. Ketika pintu ruangan terbuka, Dong Joo yang masuk ke dalam. Jae Beom bertanya ada apa yang membawa Dong Joo ke sana? Dong Joo mengatakan bahwa dirinya mau bertanya satu hal pada Jae Beom.

Aish, ternyata bersambung. Makin seru nih. Apa yang mau ditanyakan Dong Joo pada Jae Beom? Bagaimana reaksi Dong Joo bila Jae Beom menceritakan hal yang sesungguhnya pada Dong Joo? Mampukah cinta Dong Joo kepada Soo Wan bertahan setelah mengetahui Jae Beom adalah pembunuh ibunya? Baca kelanjutannya di sinopsis drama Korea 'Angel Eyes' episode 13.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis 'Angel Eyes' Episode 12-2

0 komentar:

Post a Comment